“Our Heart”

Akhir-akhir ini suka kesel sama diri sendiri yg seringkali “bandel”… Mungkin ga yg sampe neko-neko banget spt bandel nyolong ayam dan sejenisnya hehehe… tp yg aku maksud bandel disini tuh hal-hal spt sering sensi, bete sendiri, susah mengucap syukur, gampang hilang sukacita, suka membanding-bandingkan dgn org lain jd ga puas sama berkat berlimpah yg udah Tuhan ksh dlm hidup aku… dan msh byk lagi deh yg berurusan dgn soal hati… aku gamau hal-hal kaya gini berkepanjangan krn aku gamau org2 di sekitar aku, org2 yg terdekat dgn aku, jd kena imbasnya sama sikap hati yg spt ini… Misalnya, siapa sih yg bisa tahan sama org yg suka mood-nya naik turun? Aku sehrsnya kan malah bs menyebarkan sukacita buah dr Roh Kudus ke org2 sekitar aku… Maka itu deh kmrn2 sampe lumayan putus asa jg.. kok aku ga bisa sih jd anak yg baik2 aja gitu loh… yg punya sikap hati yg benar yg pasti kemudian akan terpancar keluar…

 

Hari ini aku baca ayat di Markus 7:21-23
“Sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang”

Berpikir bahwa hal-hal yang jahat dan najis hanya semata-mata membunuh, mencuri, memfitnah, dan kejahatan atau dosa “kelas berat” lainnya? Menurut standarnya Tuhan yg KUDUS kejahatan dalam hati yg menurut kita “kecil” dan “sudah biasa” itu tetap saja sesuatu yg tidak Ia suka.

Ibrani 12:14
“…tanpa kekudusan tdk seorgpun akan melihat Tuhan”
dan dosa di mata Tuhan itu adlh segala sesuatu yg tdk sesuai dgn kehendakNya, dgn perintah2Nya.
Jadi contohnya kalau kita gampang mengeluh sdgkan di 1 Tesalonika 4:18 diblg “mengucap syukurlah dlm segala hal sebab itu yg dikehendaki Allah di dalam Yesus Kristus Tuhan kita”, berarti itu kita uda dosa loh…
Ga perlu mikir yg jauh2 deh… Dan kalau mau dipikir-pikir tiap hari pun kita ga luput dr namanya kesalahan…

Jadi siapa yg sebenarnya berhak masuk Surga?

Ga ada!

 

Keselamatan juga bukan kita dpt krn kita hidup kudus, krn kalau begitu artinya keselamatan bisa kita dpt dgn usaha kita. Tapi nyatanya bisa hidup kudus itu adlh buah dr keselamatan yg udah kita dapat secara cuma-cuma dr pengorbanan Yesus di kayu salib 2000 tahun yg lalu… Keren kan 😉 Semuanya itu hadiah… Kita ga berhak, tapi hanya krn Tuhan sangat sayang sama kita (Yoh 3:16)…

Tapi meski keselamatan itu gratis, bukan berarti kita bisa hidup seenaknya di dunia ini. Yakobus sendiri bilang iman tanpa perbuatan adlh mati. Sedihnya byk org Kristen berpikir asal mrk pergi ke gereja, berarti mereka udah hidup benar di mata Tuhan dan ga menjaga kehidupan mrk di luar gereja. Atau jg yg gamau pergi ke gereja dan bilang asal mrk hidup baik dan banyak membantu org itu juga udah cukup.

 

Dimanakah letaknya kekudusan? Dimanakah arti pengorbanan Yesus di kayu salib kalau msh ada yg berpikir dgn berbuat baik mrk diselamatkan dan dpt msk Surga? Dimanakah seninya mengenal Tuhan yg kita percayai itu? Yesus telah menyelamatkan kita untuk kita memiliki hubungan pribadi dengan Dia! Alangkah indahnya kalau kita bisa melihat Yesus bukan hanya sebagai Tuhan (yg berarti kita harus taat semua perintahNya), tapi juga sebagai sahabat (yg dapat membantu kita untuk taat dan hidup benar di hadapanNya)!

 

Well, ngobrol soal keselamatan dan kasih karunia Tuhan bakal gaada habisnya hehehe… ga cuma diobrolin tp juga bisa dialamin loh… tapi kali ini ya kita balik lagi ke soal “hati”… (cukup melenceng jauh jg aku ngomongnya drtd hihihi :P).

Di ayat Markus td kan blg kalo semua ketidaktaatan ternyata asalnya dari hati. Dosa itu asalnya dr hati. Yg dimaksud hati itu apa sih?
Hati itu termasuk:
– akal budi misalnya pertimbangan, penilaian, dan pengertian kita
– emosi (perasaan senang dan tdk senang)
– hati nurani (ketentuan, peringatan)
– kehendak (pilihan atau penolakan)
Semua hal ini secara bersamaan disebut hati. Luas banget kan yah?!
Dari ini semua gampang banget deh kita bikin dosa. Itu semua timbul dari keinginan (Yakobus 1:14). Keinginan yg kemudian dibuahi itu menghasilkan dosa (Yakobus 1:15). Upah dosa adlh maut (Yakobus 1:15b, Roma 6:23). Ibaratnya yg namanya manusia itu lebih gampang disuruh buat dosa drpd buat sesuatu yg kudus di mata Tuhan.

Maka krn itu kita hrs hati-hati donk sama si hati krn sumbernya semua dr situ! Dan hati itu lebih licik drpd sgl sesuatu loh, dan yg bisa tau itu cuma Tuhan. Diri kita sendiri pun seringkali ditipu dengan hati kita sendiri.

Yeremia 17:9-10

“Betapa liciknya hati, lebih licik dr segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yg dpt mengetahuinya?

Aku, Tuhan, yg menyelidiki hati, yg menguji batin,

utk memberi balasan kpd setiap org setimpal dgn tingkah langkahnya, setimpal dgn hasil perbuatannya”

 

Ibaratnya hati kita itu sebuah jalan, gaada dr kita satu pun yg bs mengenali dgn jelas setiap tikungan atau belokan di dlmnya. Dan pd tempat-tempat yg tdk terselidiki inilah dosa itu tinggal! Ibaratnya kita berperang melawan musuh dlm selimut. Dosa itu bersembunyi di dlm hati kita sendiri!

Skrg aku br ngerti knp Daud bilang begini di Mazmur 139:23-24:

“Selidiki aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;

lihatlah, apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yg kekal!”

 

Aku br bener2 ngerti betapa pentingnya spend time everyday in God’s presence, sambil berdoa dan membaca Firman, in His presence our hearts are all opened. Semua hati kita itu telanjang di hadapanNya. Dan hanya Dia yg bisa kasih tahu hal-hal apa yg masih tersimpan dlm hati kita yg ga sesuai sama jalan-jalanNya.

Kalau sudah terbiasa dgn jalan dunia, bgmn kita bisa tahu kita ternyata sudah menyimpang jauh dr jalan Tuhan? Bagaimana bisa tahu krn kita ga pernah cek hati kita dan membandingkannya dgn firman Tuhan? Yg kita bandingkan adlh diri kita dengan hati kita sendiri. Dan hati itu ternyata menipu! Hati memberikan kelonggaran terhadap dosa, berkata tidak akan kenapa-napa selama org lain tdk tahu, tp ketika kita cek dgn firman Tuhan, Ia berkata setiap org akan membayar setiap perbuatanNya, apa yg disimpan di dlm gelap akan terbuka semuanya di dalam terang.

Lesson I learn, pokoknya jgn pernah tinggalkan persekutuan dgn Tuhan setiap hari. Selalu spend time in prayer and reading His words with guidance from Holy Spirit. His presence sendiri yg akan merubah aku. Dia telah memberikan potensi dlm diri aku utk menang atas dosa melalui Kristus yg telah bangkit dr org mati pada hari ke-3, tapi aku juga memiliki tanggung jawab on my behalf utk choose what is pleasing God!

 

Sodara-sodara, soal choice ini yg lantas mau aku renungi lebih lagi.. krn seringkali kok ga segampang aku tinggal milih yg benar buat Tuhan ya…? Benarkah menolak dosa segampang berkata ‘tidak’? Atau ada extra effort apakah yg harus kita berikan? Mengapa seringkali terasa berat? Mengapa untuk menjalankannya tidak segampang berkata Ya utk kehendak Allah dan Tidak pd dosa? Bagaimana supaya keinginan kita menjadi keinginan yg sesuai dengan keinginan Allah jg? Ini nih yg msh harus aku renungi dan berdoa utk Tuhan membuka kebenaran dan selanjutnya memberikan aku kasih karunia untuk menjadi pelaku Firman… Tapi aku penasaran pengen tahu kebenaran ini dulu. Kalo aku gatau bgmn mau praktekkin?

Tapi hari ini aku udah belajar soal hati itu. Jangan anggap remeh hati aku. Selalu andalkan Tuhan. Selalu dtg kpd Dia utk memeriksa hatiku setiap hari. Dan aku percaya Ia yang akan terus menyempurnakan hati ini agar berkenan di hadapanNya.

Aku mau jadi murid, aku mau jadi anak kecil, yg selalu dtg ke Tuhan utk setiap pertanyaan yg aku punya dan meminta jawaban yg benar dr Dia, sumber kebenaran itu sendiri. Aku gamau anggap diri aku sendiri udah pintar hanya krn tahu banyak firman. Aku ingin dapat pewahyuan, bukan hanya sekedar barisan kata yg aku baca di Alkitab. Aku ingin barisan kata itu “hidup”. Aku ingin rhema dr Tuhan krn itu seperti Manna yg sustain me everyday…

Kalau aku sudah dpt jawabannya definitely I’ll share it in this blog again 😉

Advertisements

Share your experience in the comments box below :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s